DAERAHNAGANRAYAPEMERINTAHANPENDIDIKANSERGAPNEWS- NAGANRAYA

Festival Literasi Nagan Raya 2026 Digelar Tiga Hari, Lomba Bertutur Libatkan Siswa MIN dan SD Sederajat

1226
×

Festival Literasi Nagan Raya 2026 Digelar Tiga Hari, Lomba Bertutur Libatkan Siswa MIN dan SD Sederajat

Sebarkan artikel ini

SERGAPNEWS,NAGAN RAYA — Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Festival Literasi Kabupaten Nagan Raya Tahun 2026 selama tiga hari, 13–15 Oktober 2026. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nagan Raya ini menghadirkan berbagai agenda edukasi, seni, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Festival tersebut menyasar pelajar, mahasiswa, pendidik, pegiat literasi, komunitas seni, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat umum. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat baca, memperluas wawasan, dan mendorong kemampuan masyarakat dalam memahami informasi secara kritis.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah lomba bertutur yang diikuti siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Sekolah Dasar (SD), dan hanya diikuti oleh siswa dan siswi kelas IV dan V . Lomba ini menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan bercerita, melatih keberanian tampil di depan umum, serta meningkatkan keterampilan berbahasa dan berkomunikasi.kamis,(14 / 10 / 2026).

Melalui kegiatan tersebut, para siswa juga didorong untuk mengenal cerita rakyat, nilai-nilai budaya, dan pesan moral yang terkandung dalam sebuah kisah. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba bertutur diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku dan tradisi membaca sejak usia dini.

Berdasarkan publikasi kegiatan, rangkaian festival turut diisi dengan seremoni pembukaan, bedah buku, bazar UMKM, pertunjukan seni, lokakarya literasi, talkshow, serta seremoni penutupan. Seluruh agenda dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Kegiatan ini juga menghadirkan Prof. Dr. Zulfadli Azis, S.Pd., M.A., sebagai salah satu narasumber atau pengisi acara. Kehadirannya diharapkan memperkaya wawasan peserta mengenai pentingnya pendidikan dan pengembangan budaya literasi.

Di sisi lain, bazar UMKM memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha lokal, sementara pertunjukan seni menjadi sarana bagi komunitas untuk menampilkan kreativitas dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah.

Melalui Festival Literasi 2026, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara sekolah, keluarga, komunitas, dan masyarakat dalam membangun budaya literasi berkelanjutan. Keberhasilan festival tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari tumbuhnya kebiasaan membaca dan kreativitas generasi muda setelah kegiatan berakhir.

Baca juga

SMA Negeri 1 Seunagan Dorong Siswa Raih Pendidikan Internasional, Prof. Zulfadli Azis Beri Motivasi Kuliah ke Australia1

Peduli Pendidikan dan Apresiasi Kinerja, PT Socfindo Kebun Seunagan Salurkan Beasiswa untuk 100 Anak Karyawan

Tinggalkan Balasan