DAERAH

Ratusan Siswa SMPN 1 Dramaga Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis

57
×

Ratusan Siswa SMPN 1 Dramaga Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

BOGOR, Sergapnews.co — Suasana haru sekaligus mencekam menyelimuti SMP Negeri 1 Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Selasa pagi, 27 Oktober 2026. Ratusan siswa tiba-tiba jatuh sakit secara serentak, dan harus segera dilarikan ke Puskesmas Cangkurawok, Desa Cikarawang. Dugaan sementara: keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden mengerikan ini bermula ketika sejumlah siswa mulai mengeluhkan rasa tidak nyaman di perut tak lama setelah menyantap hidangan yang dibagikan sekolah. Gejala yang awalnya berupa mual, dengan cepat berubah menjadi mencemaskan — pusing hebat, diare, hingga muntah-muntah yang tak tertahankan menimpa puluhan anak secara bersamaan.

Salah seorang siswa korban menceritakan detik-detik menegangkan itu Awalnya terasa biasa saja. Namun tak lama kemudian, perut langsung terasa perih dan mual hebat. Kepala terasa berat, badan lemas, dan tak lama setelah itu aku tak kuasa menahan muntah.

Kekhawatiran semakin memuncak ketika seorang guru, Pak Hasan, menyadari pola yang sama terjadi pada banyak siswa. Beliau sempat bertanya kepada murid-murid: “Siapa yang merasa perutnya tidak enak setelah makan tadi?” — dan hampir separuh ruangan mengangkat tangan. Momen itu menjadi penanda bahwa sesuatu yang serius tengah terjadi.

Melihat puluhan siswa terus berjatuhan, pihak sekolah dan guru-guru segera bertindak cepat. Kendaraan sekolah dan ambulans dikerahkan secepat kilat untuk mengevakuasi para siswa ke Puskesmas Cangkurawok yang tak jauh dari lokasi. Di sepanjang jalan, suasana terasa mendesak — ada yang terbaring lemah, ada yang masih muntah, wajah-wajah pucat penuh kecemasan terlihat di mana-mana.

Di puskesmas, ketegangan semakin memuncak. Ruang pengobatan penuh sesak. Orang tua yang mendengar kabar tersebut berdatangan dengan wajah panik, mencari anak-anak mereka yang terbaring lemah dan sebagian sudah dipasangi selang infus. Tangis dan doa berbaur di tengah keramaian yang menegangkan. Tim medis bekerja sekuat tenaga, berlarian dari satu pasien ke pasien lain untuk memberikan penanganan secepat mungkin.

Saat ini, sebagian besar siswa dilaporkan kondisinya mulai membaik, namun beberapa di antaranya masih harus menjalani pemantauan ketat. Sebagian yang kondisinya lebih serius telah dirujuk ke Rumah Sakit KBP Dramaga untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian sektor setempat bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor sedang melakukan pemeriksaan mendalam di lokasi kejadian. Sampel sisa makanan dari program MBG telah diamankan dan dikirim ke laboratorium untuk diuji guna mengetahui penyebab pasti dari insiden yang memilukan ini. Semoga semua adik kita segera pulih sepenuhnya. (Syam)

Tinggalkan Balasan