Sergapnews.co – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Aji Kurnia, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2026. Kegiatan reses tersebut bertempat di GOR Kampung Cibimbin, Desa Leuwigoong, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut. Kegiatan reses ini dilaksanakan selama 6 hari pada tanggal *8, 9, 12, 13, 14, dan 15 Oktober 2026* di Daerah Pemilihan. Selasa, (13/10/2026)
Reses merupakan agenda konstitusional anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihannya.
Melalui kegiatan ini, Aji Kurnia turun langsung bertemu dengan konstituen, tokoh masyarakat, pemuda, dan warga untuk mendengarkan berbagai keluhan, usulan, dan kebutuhan pembangunan.
Hadir pula dari Provinsi Jawa Barat, Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN), serta Bapak Luqi Sa’adilah Farindani, S.E. sebagai Ketua Fraksi PKB Kabupaten Garut.
Dalam pidatonya, Bapak Luqi Sa’adilah Farindani,S.E. menyampaikan pentingnya pembentukan ranting dan anak ranting guna memastikan kemenangan di Pemilu 2029.
“Dengan konsolidasi dan tekad yang kuat kita pastikan kemenangan. PKB harus hadir di tengah-tengah masyarakat guna memastikan kesejahteraan masyarakat, sebagai alat kemaslahatan untuk masyarakat,” tegas Bapak Luqi dalam sambutannya.
Sementara itu Aji Kurnia menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat:
“Reses ini adalah kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan warga. Semua aspirasi yang masuk akan kami catat dan perjuangkan di parlemen,” ujar Aji Kurnia.
Adapun sejumlah aspirasi yang menjadi fokus dalam reses kali ini meliputi peningkatan infrastruktur desa, pelayanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi UMKM dan pemuda, serta program-program keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
Aji Kurnia menegaskan, seluruh hasil reses akan dituangkan dalam laporan resmi dan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Garut sebagai bahan pokok pikiran DPRD untuk penyusunan kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Kegiatan reses ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir dan berharap aspirasinya dapat terealisasi. (Dindin)

























