Scroll untuk baca berita
HUKUM/KRINALJAWA BARAT

Lapas Ciamis Gandeng INU dan UID Gelar Pesantren Kilat Ramadan 1447 H

23
×

Lapas Ciamis Gandeng INU dan UID Gelar Pesantren Kilat Ramadan 1447 H

Sebarkan artikel ini

CIAMIS, Sergapnews.co – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah, Sabtu (28/2/2026).

Program pembinaan keagamaan ini menjadi bagian dari penguatan karakter warga binaan melalui kolaborasi dengan Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis dan Universitas Islam Darussalam (UID) Ciamis.

Kegiatan yang digelar di lingkungan Lapas tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pimpinan kedua perguruan tinggi.

Sinergi ini menegaskan komitmen bersama antara lembaga pemasyarakatan dan dunia akademik dalam mendorong transformasi spiritual serta intelektual warga binaan.

Wakil Rektor III INU Ciamis, Dodi Suhendi, menegaskan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi misi Nahdlatul Ulama dalam membangun peradaban berbasis ilmu pengetahuan.

“Ilmu adalah fondasi kehidupan. Tanpa ilmu, manusia akan kesulitan menjalani hidup secara terarah. Kehadiran kami di sini untuk membuka akses pembelajaran dan memperkuat karakter warga binaan,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan UID Ciamis, Sumadi, menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, kemajuan ilmu pengetahuan harus berjalan selaras dengan akhlak agar memberikan manfaat yang utuh bagi kehidupan.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak kampus membuka peluang bagi warga binaan yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, secara resmi membuka kegiatan dengan menyematkan tanda peserta kepada perwakilan warga binaan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin.

“Pesantren Kilat ini bukan sekadar kegiatan Ramadan, tetapi bagian dari proses pembinaan menyeluruh. Kami ingin membentuk pribadi yang kuat secara spiritual sekaligus memiliki bekal intelektual, agar kelak mampu kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan percaya diri,” ungkapnya.

Sebagai simbol apresiasi dan kerja sama, kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat serta bingkisan berupa produk kue hasil karya warga binaan kepada perwakilan INU dan UID. Momen tersebut menjadi gambaran bahwa kreativitas dan semangat berkarya tetap tumbuh di dalam Lapas.

Melalui Pesantren Kilat Ramadan 1447 H ini, Lapas Ciamis berharap proses pembinaan keagamaan dapat berjalan optimal dan menjadi pijakan bagi warga binaan dalam membangun masa depan yang lebih baik, berlandaskan iman dan ilmu pengetahuan.

(Red-MIR)

Tinggalkan Balasan