DAERAH

Fenomena Mengkhawatirkan di Kepulauan Nias: Angka Perceraian di PN Gunungsitoli Melonjak Tajam Sepanjang 2026

67
×

Fenomena Mengkhawatirkan di Kepulauan Nias: Angka Perceraian di PN Gunungsitoli Melonjak Tajam Sepanjang 2026

Sebarkan artikel ini

Gunungsitoli, Sergapnews.co — Isu ketahanan rumah tangga di wilayah Kepulauan Nias mendadak jadi sorotan publik. Angka perceraian di wilayah hukum Pengadilan Negeri Gunungsitoli mencatatkan kenaikan signifikan sepanjang periode Januari hingga September 2026. 18/09/2029

​Berdasarkan data resmi yang tercatat di kepaniteraan perdata, PN Gunungsitoli menangani setidaknya 64 perkara perceraian hanya dalam rentang waktu sembilan bulan pertama tahun ini.

​Tren Meningkat Dibanding Tahun Lalu
​Juru Bicara PN Gunungsitoli, Binsar Tampubolon, S.H., mengonfirmasi lonjakan grafik kasus keretakan rumah tangga tersebut. Menurutnya, tren penanganan perkara perceraian ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan akumulasi data sepanjang tahun 2025.

​”Jika dibandingkan dengan akumulasi data sepanjang tahun 2025, angka perceraian yang masuk hingga September 2026 ini menunjukkan tren peningkatan yang cukup tajam,” ungkap Binsar Tampubolon, S.H.

​Menjadi Alarm Sosial bagi Masyarakat Nias
​Lonjakan perkara gugatan cerai ini mendadak tular dan menyita perhatian warga di lima kabupaten/kota se-Kepulauan Nias. Isu keretakan rumah tangga yang berujung meja hijau ini memicu keprihatinan dari berbagai tokoh masyarakat, adat, hingga pemuka agama.

​Pihak Pengadilan Negeri Gunungsitoli pun kembali mengingatkan pentingnya komunikasi internal, musyawarah keluarga, serta pemanfaatan lembaga mediasi sebelum mengambil keputusan akhir untuk berpisah di pengadilan. (Red)

Tinggalkan Balasan