Scroll untuk baca berita
DAERAHJAWA BARAT

Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H dan HUT Desa, Pemdes Waringinsari Gelar Sedekah Bumi

50
×

Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H dan HUT Desa, Pemdes Waringinsari Gelar Sedekah Bumi

Sebarkan artikel ini

Banjar, sergapnews.co – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah Tahun 2026 dan Hari Jadi Desa yang ke 48 Pemerintah Desa Waringinsari Kecamatan Langensari Kota Banjar menggelar hajat Sedekah Bumi yang berlangsung meriah dengan dihadiri oleh unsur pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat. Kamis (02/07/2026) yang bertempat di Halaman kantor Desa Waringnsri Kecamatan Langensri kota Banjar.

Dalam giat tersebut hadir pula Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana, Kepala Desa Waringinsari Kuswanti, Sekretaris Desa Saeful Anwar, unsur Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala Dispora, Kepala DKP, Kepala BPBD, Camat Langensari Rina Purnamasari, Kapolsek Langensari, Danramil Langensari, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil WaliKota Banjar H. Supriana menyampaikan, bahwa kegiatan Sedekah Bumi dan Hari Jadi Desa Waringinsari telah menjadi agenda rutin yang terus mendapat dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini saya kembali dapat menghadiri kegiatan ini. Terlihat lebih meriah, lebih semarak, dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil-hasil pertanian yang telah diberikan,” paparnya.

Ia juga mengapresiasi tema yang mengolaborasikan nilai budaya dan agama, terlihat dari berbagai hiasan berbahan Janur Kuning yang menjadi ciri khas perayaan tahun ini. Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga persatuan dan membangun Desa Waringinsari.
Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, rangkaian kegiatan juga menjadi momentum menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui doa bersama yang melibatkan tokoh lintas agama untuk memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi Desa Waringinsari.

Sementara itu, Kepala Desa Waringinsari Kuswanti menjelaskan, bahwa peringatan tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya lomba Tumpeng, ziarah ke makam para leluhur dan mantan kepala desa yang telah wafat, pengajian akbar dengan penceramah dari Bandung, serta doa bersama lintas agama.

Kami memberikan kesempatan kepada seluruh umat beragama untuk memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing.

Kuswanti berharap Desa Waringinsari ke depan semakin maju, semakin sukses, tetap rukun, dan masyarakatnya senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan serta budaya.

Ketua Panitia K.H. Latif Masrus pun menambahkan, bahwa rangkaian peringatan Hari Jadi ke-48 Desa Waringinsari diselenggarakan selama dua hari dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Pada hari pertama digelar karnaval tumpeng, perlombaan tumpeng, serta doa lintas agama.
Sementara pada hari kedua akan dilaksanakan ziarah ke makam para leluhur di TPU Pasir Lening, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis di halaman kantor desa, servis kendaraan bermotor, pengumuman pemenang lomba tumpeng, pembagian santunan kepada masyarakat, dan ditutup dengan puncak acara Pengajian Akbar yang menghadirkan mubaligh K.H. Ramdan Juniarsyah dari Kota Kembang, Bandung.

(Yat Jr)

Tinggalkan Balasan

DAERAH

Masyarakat yang taat hukum berharap proses penegakan hukum juga berjalan sesuai amanat UUD 1945 Pasal 27, tanpa dipengaruhi kepentingan pihak mana pun. Kepastian hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan dinilai menjadi kunci untuk mencegah munculnya spekulasi maupun konflik berkepanjangan di tengah masyarakat. Warga meyakini bahwa kebenaran akan terungkap melalui proses persidangan dan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah bagi seluruh pihak yang berperkara.”