PADANG LAWAS, Sergapnews.co — Kala sebagian besar warga Kabupaten Padang Lawas telah terlelap dalam buaian malam, beberapa pasang mata justru dituntut untuk tetap waspada. Di bawah temaram lampu jalan dan dinginnya angin malam, Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas menyusuri sudut-sudut rawan demi menjaga kondusivitas wilayah.
Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Program Prioritas Kapolda Sumatera Utara yang dikemas dalam spirit KOMPAK (Kolaborasi Memberantas Pelaku Kejahatan).
Pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari (16–17 Oktober 2026), mulai pukul 23.00 hingga 02.00 WIB, patroli tim mengitari lorong-lorong rawan kejahatan, premanisme, hingga potensi aksi pembegalan di wilayah hukum Kabupaten Padang Lawas.
Dipimpin langsung oleh Kanit Pidum Polres Padang Lawas, IPDA Taufik Akbar, bersama empat personel tangguh—AIPDA Wedi Rakhman Nasution, Brigadir William Hutabarat, Briptu Jonatan Ramotan, dan Bripda Farhan Azhari Siregar—tim tak sekadar melintasi jalanan. Mereka memilih pendekatan dialogis yang menyentuh masyarakat secara langsung.
Setiap warga yang ditemui di jalan disapa secara edukatif. Personel di lapangan tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada terhadap berbagai potensi tindak pidana seperti pencurian, penipuan, hingga aksi kejahatan jalanan.
“Kami mengimbau warga agar menghindari perjalanan seorang diri pada larut malam serta meminimalisasi melewati jalur-jalur sepi demi mengantisipasi aksi pembegalan. Selain itu, kami menyarankan agar tidak memakai perhiasan atau barang berharga secara berlebihan saat beraktivitas di luar rumah guna mencegah terjadinya aksi premanisme,” ujar Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, mewakili Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yulianto, saat dikonfirmasi pada Sabtu (17/10/2026).
Sekitar pukul 01.00 WIB, saat melintasi kawasan sekitar Kantor SKPD Kabupaten Padang Lawas, petugas mendapati sekelompok remaja yang masih berkumpul di pinggir jalan. Menyoroti potensi kerawanan sosial dan gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan, tim patroli segera mendatangi lokasi tersebut.
Dengan sikap persuasif dan mengedepankan perlindungan terhadap anak serta remaja, petugas memberikan imbauan dan arahan secara baik-baik. Para remaja tersebut diminta untuk segera membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing demi keselamatan diri mereka serta menjaga keamanan lingkungan.
Sesuai dengan semangat Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA), pendekatan yang dilakukan kepolisian berfokus pada langkah pembinaan dan pencegahan (preventif), memastikan anak-anak muda terhindar dari potensi bahaya malam maupun pengaruh negatif lingkungan.
Aksi nyata melalui program KOMPAK ini terbukti efektif. Selama tiga jam menyusuri lokasi-lokasi rawan, seluruh rangkaian kegiatan patroli berjalan aman, lancar, dan kondusif.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sejak dini serta memastikan ketertiban masyarakat tetap terjaga sepenuhnya. Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, kapan pun dibutuhkan,” pungkas AKP Irwansah Sitorus.
Melalui sinergi dan ketegasan yang dibalut kehangatan pendekatan humanis ini, Polres Padang Lawas membuktikan bahwa keamanan warga adalah prioritas utama yang tak boleh padam, bahkan di saat gulita malam. (Siregar)




















