DAERAH

SMPN 1 Rantepao Menuju Sekolah Adiwiyata Lewat Program Pagi Ceria

72
×

SMPN 1 Rantepao Menuju Sekolah Adiwiyata Lewat Program Pagi Ceria

Sebarkan artikel ini

TORAJA UTARA, Sergapnews.co — UPT SMP Negeri 1 Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, terus giat membenahi lingkungan sekolah dan ruang belajar. Upaya menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan asri ini dikemas melalui program bertajuk “Pagi Ceria”.

​Kepala UPT SMPN 1 Rantepao, Tarto, S.Pd., saat ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (2/10/2026), menjelaskan bahwa program Pagi Ceria merupakan implementasi nyata dari Program Adiwiyata. Dalam program ini, para siswa dilatih untuk memiliki kepedulian langsung terhadap kebersihan lingkungan sekolah.

​”Setiap siswa yang memasuki halaman sekolah diwajibkan memungut minimal 30 lembar daun kering atau sampah yang berserakan dengan tangan mereka sendiri, tanpa menggunakan sapu atau alat pembersih, lalu membuangnya ke tong sampah yang telah disediakan. Selain itu, siswa juga diwajibkan menanam bunga serta berbagai jenis tanaman pekarangan,” ujar Tarto.

​Tarto memaparkan, Adiwiyata merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang bertujuan mewujudkan sekolah yang peduli lingkungan hidup melalui tata kelola yang baik demi mendukung pembangunan berkelanjutan.

​Makna dan Tujuan Adiwiyata

​Lebih lanjut, Tarto menjelaskan secara etimologi bahwa kata Adiwiyata berasal dari bahasa Sanskerta. Kata Adi berarti besar, agung, atau baik, sedangkan Wiyata berarti tempat menimba ilmu. Dengan demikian, Adiwiyata dapat diartikan sebagai tempat yang ideal untuk memperoleh ilmu pengetahuan, norma, dan etika.

​”Program ini bertujuan mendorong sekolah menjadi tempat pembelajaran yang mendidik siswa agar sadar serta bertanggung jawab terhadap lingkungan. Harapannya, para siswa dapat menjadi agent of change (agen perubahan) dalam pola pikir dan perilaku pelestarian lingkungan, baik di rumah maupun di tengah masyarakat,” jelasnya.

​Ia menambahkan, inti dari kegiatan ini adalah penerapan perilaku ramah lingkungan yang mencakup pengelolaan lingkungan, integrasi pembelajaran lingkungan, hingga kemitraan.

​”Kami memiliki komitmen utuh untuk mengangkat dan mempercantik wajah pendidikan di Toraja Utara melalui SMPN 1 Rantepao,” pungkas Tarto. (David Luase)

Tinggalkan Balasan