Scroll untuk baca berita
NASIONALPEMERINTAHANSERGAPNEWS- NAGANRAYA

Mantan Kadis Nagan Raya Resmi Dilantik Jadi Kadis Peternakan Aceh

3949
×

Mantan Kadis Nagan Raya Resmi Dilantik Jadi Kadis Peternakan Aceh

Sebarkan artikel ini

SERGAP NEWS, Banda Aceh – drh. Safridhal, mantan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Nagan Raya, resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Peternakan Provinsi Aceh. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan 25 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Aceh.

Baca Juga:

Poludara Baharkam Polri Terobos Risiko, Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir Bandang Aceh Tamiang

Acara pelantikan berlangsung khidmat di Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat malam (27/2/2026). Prosesi tersebut turut disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA), serta sejumlah pejabat struktural lainnya di lingkungan Pemerintah Aceh.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan komitmen para pejabat yang baru dilantik dalam menjalankan amanah. Ia berharap para pejabat mampu bekerja cepat, adaptif, serta membangun koordinasi yang solid guna mendukung program pembangunan daerah.

Penunjukan drh. Safridhal sebagai Kepala Dinas Peternakan Provinsi Aceh dinilai sebagai langkah strategis, mengingat pengalamannya selama memimpin sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Nagan Raya. Rekam jejaknya dalam mendorong penguatan produksi dan pemberdayaan peternak di daerah dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat sektor peternakan di tingkat provinsi.

Baca Juga:

Nyawa di Ujung Risiko: Penerapan K3 di PKS PT Esem Lestari Jaya Dipertanyakan

Tokoh masyarakat Nagan Raya yang juga mantan Ketua Forum Keuchik, H. Nyak Abu Bakar, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan tersebut. Ia berharap amanah baru yang diemban drh. Safridhal dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan beliau sebagai Kepala Dinas Peternakan Aceh. Semoga mampu membawa perubahan positif dan kemajuan bagi sektor peternakan di seluruh Aceh,” ujarnya.

H. Nyak Abu Bakar juga menegaskan pentingnya percepatan kinerja serta sinergi lintas sektor dalam mendukung program pemerintah daerah ke depan. Menurutnya, kehadiran drh. Safridhal sebagai putra daerah Nagan Raya di tingkat provinsi diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga:

Diduga Manipulasi AMDAL dan Penyelewengan CSR, PT Socfindo Seunagan Terancam Jerat Hukum

Sektor peternakan sendiri menjadi salah satu pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan program-program strategis di bidang peternakan dapat berjalan lebih optimal dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.

DAERAH

“PT Fajar Baizuri & Brothers membantah tegas tudingan pencemaran Sungai Krueng Tadu yang disebut menyebabkan kematian hewan ternak dan ikan. Perusahaan menegaskan bahwa pengelolaan limbah telah sesuai prosedur dan tidak ditemukan bukti pencemaran di lapangan. Bahkan, aktivitas masyarakat seperti memancing masih berlangsung normal, sementara kehadiran perusahaan dinilai membawa dampak positif bagi ekonomi dan pembangunan desa.”

SERGAPNEWS

“Kasus kematian seorang sopir truk berinisial D (22) di Kabupaten Nagan Raya memunculkan sejumlah tanda tanya di tengah masyarakat. Selain adanya perbedaan antara kondisi fisik korban dengan ciri-ciri umum kematian akibat gantung diri berdasarkan referensi ilmiah forensik, publik juga mempertanyakan siapa pihak yang mengaku keluarga dan menerima jenazah dari rumah sakit hingga akhirnya dimakamkan di Desa Purwadadi, Kecamatan Kuala Pesisir. Kejanggalan tersebut mendorong sejumlah pihak berharap adanya penjelasan dan transparansi lebih lanjut dari pihak terkait.”

DAERAH

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.