Scroll untuk baca berita
DAERAHJAWA BARAT

PWRI Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Berkolaborasi Bagikan Takjil di Perbatasan

98
×

PWRI Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Berkolaborasi Bagikan Takjil di Perbatasan

Sebarkan artikel ini

Tasikmalaya, Sergapnews co – Suasana senja di Jalan Raya Singaparna, Jumat (27/2/2026), menjadi momentum kebersamaan yang hangat. Di titik perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, keluarga besar Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) bersatu menggelar aksi berbagi takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan Cikunir, Singaparna.

Di bawah langit Ramadan yang mulai berwarna jingga, paket demi paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat. Senyum, sapa ramah, serta doa menyertai setiap bingkisan yang diberikan, menciptakan suasana penuh keakraban dan kepedulian.

Kegiatan ini menjadi simbol sinergi dan soliditas antara PWRI Kota dan PWRI Kabupaten Tasikmalaya. Tanpa sekat administratif, keduanya menunjukkan bahwa semangat berbagi dan gotong royong mampu menyatukan dalam satu tujuan kemanusiaan.

Turut hadir Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tasikmalaya yang memberikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia menilai, kegiatan sosial seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Aksi berbagi takjil ini sekaligus menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperkuat empati serta mempererat tali silaturahmi.

Dari perbatasan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, PWRI menyampaikan pesan sederhana namun bermakna: berbagi menghadirkan kebahagiaan, dan kebersamaan menghadirkan keberkahan.

(Rahmat)

Tinggalkan Balasan

DAERAH

“PT Fajar Baizuri & Brothers membantah tegas tudingan pencemaran Sungai Krueng Tadu yang disebut menyebabkan kematian hewan ternak dan ikan. Perusahaan menegaskan bahwa pengelolaan limbah telah sesuai prosedur dan tidak ditemukan bukti pencemaran di lapangan. Bahkan, aktivitas masyarakat seperti memancing masih berlangsung normal, sementara kehadiran perusahaan dinilai membawa dampak positif bagi ekonomi dan pembangunan desa.”

DAERAH

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.