Garut, sergapnews.co – Menjelang meningkatnya volume lalu lintas pada libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), UPTD PJJWP IV melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan.
Upaya tersebut meliputi pemeliharaan permukaan jalan, pembersihan saluran drainase, hingga pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sejumlah titik pekerjaan. Seluruh kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan bersama.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi UPTD PJJWP IV (Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah IV) di bawah naungan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat.
Tidak hanya menjelang libur panjang, UPTD PJJWP IV juga secara konsisten melaksanakan pemeliharaan rutin jalan, seperti penambalan dan perbaikan kerusakan, serta pengaturan lalu lintas.
Di antaranya melalui pemasangan rambu pembatasan jam operasional angkutan barang di wilayah Subang dan sekitarnya, guna meningkatkan keamanan dan kelancaran lalu lintas pada ruas jalan provinsi.
Dalam mendukung efektivitas penanganan jalan, UPTD PJJWP IV memanfaatkan sistem informasi digital, seperti SIAP SIPEJALAN, yang digunakan untuk menganalisis dan menentukan prioritas penanganan jalan.
Kegiatan rutin juga terus dilakukan di sejumlah ruas, salah satunya pada ruas jalan Cikajang–Pameungpeuk.
Adapun rangkaian kegiatan terbaru pada periode November–Desember 2025 meliputi pemasangan rambu pembatasan jam operasional angkutan barang di wilayah Subang yang dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan Polres Subang, sebagai tindak lanjut hasil koordinasi lintas instansi dalam rangka meningkatkan keselamatan lalu lintas.
Selain itu, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) DBMPR secara berkelanjutan melaksanakan pemeliharaan berkala pada ruas-ruas jalan di wilayah kerja UPTD PJJWP IV, termasuk di ruas Cikajang–Pameungpeuk.
UPTD PJJWP IV menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas infrastruktur jalan melalui pemeliharaan rutin, pengawasan lapangan, serta koordinasi dengan instansi terkait seperti Dishub, Polres, dan pemerintah daerah.
Pemanfaatan sistem informasi digital juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas manajemen penanganan jalan demi terciptanya lalu lintas yang aman dan lancar.
(Yat Jr)























