Scroll untuk baca berita
DAERAHJAWA BARAT

Sukses Program Inpres Irigasi di Desa Bangunharja, Petani Sampaikan Apresiasi

42
×

Sukses Program Inpres Irigasi di Desa Bangunharja, Petani Sampaikan Apresiasi

Sebarkan artikel ini

Ciamis, sergapnews.co – Pelaksanaan Program Peningkatan Saluran Irigasi melalui Instruksi Presiden (Inpres) merupakan salah satu upaya nyata pemerintah dalam mendukung swasembada pangan nasional.

Program ini difokuskan pada penguatan infrastruktur irigasi guna menunjang ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Salah satu program tersebut berlokasi di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.

Berdasarkan pantauan di lapangan, proyek yang dikerjakan oleh pihak ketiga saat ini telah memasuki tahap finishing.

Informasi yang dihimpun sergapnews.co dari pelaksana kegiatan, Bambang, pada Sabtu (13/11/2025), menyebutkan bahwa pembangunan sarana pertanian tersebut merupakan program BBWS Citanduy yang termasuk dalam Inpres Tahap III.

“Alhamdulillah, perusahaan kami dapat berkontribusi dalam program ini dengan melibatkan tenaga kerja dan tenaga ahli lokal.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kualitas pekerjaan, tetapi juga menunjukkan kapasitas sumber daya manusia daerah dalam mendukung program nasional,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai ketentuan teknis yang telah ditetapkan. “Kami memastikan pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi.

Harapannya, setelah saluran irigasi ini selesai, ketersediaan air bagi para petani dapat meningkat dan mendorong produktivitas pertanian, khususnya di Desa Bangunharja,” tambahnya.

Sementara itu, masyarakat petani setempat menyambut baik pembangunan saluran irigasi tersebut.

Mereka mengaku sangat terbantu, mengingat sebagian besar warga Desa Bangunharja menggantungkan hidup pada sektor pertanian.

Dengan tersedianya saluran irigasi yang memadai, pasokan air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar, stabil, dan merata.

Hal senada disampaikan Ketua dan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bangunharja.

Mereka menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya program Inpres tersebut dan menilai pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik, rapi, serta sesuai dengan kebutuhan petani.

“Kami para petani sangat berterima kasih kepada BBWS Citanduy dan pelaksana proyek yang telah menghadirkan serta melaksanakan program Inpres ini.

Pekerjaannya bagus dan sangat membantu kami dalam meningkatkan hasil pertanian.

Kami berharap program ini dapat mendorong stabilitas pangan agar semakin kuat dan berkesinambungan,” pungkasnya.

(Yat Jr)

Tinggalkan Balasan

DAERAH

“PT Fajar Baizuri & Brothers membantah tegas tudingan pencemaran Sungai Krueng Tadu yang disebut menyebabkan kematian hewan ternak dan ikan. Perusahaan menegaskan bahwa pengelolaan limbah telah sesuai prosedur dan tidak ditemukan bukti pencemaran di lapangan. Bahkan, aktivitas masyarakat seperti memancing masih berlangsung normal, sementara kehadiran perusahaan dinilai membawa dampak positif bagi ekonomi dan pembangunan desa.”

DAERAH

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.