Scroll untuk baca berita
DAERAHSERGAPNEWS- NAGANRAYA

Klarifikasi PT Fajar Baizuri Soal Hewan Ternak Warga Mati Diduga akibat Limbah

1187
×

Klarifikasi PT Fajar Baizuri Soal Hewan Ternak Warga Mati Diduga akibat Limbah

Sebarkan artikel ini

SERGAPNEWS, Suka Makmue | Perusahaan Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT Fajar Baizuri & Brothers (FBB) membantah tudingan hewan ternak warga dan ikan mati yang diduga akibat meminum air sungai krueng tadu yang diduga tercemari limbah perusahaan.

Bantahan itu disampaikan langsung oleh Areal Managger PT Fajar Baizuri & Brother, Leo Dedi Yanto melalui Humas Ahmad Ema Farma dalam keterangan rilisnya kepada media, Selasa, (23/3/ 2026).

“Setelah petugas kami verivikasi dilapangan dan melihat langsung, tudingan itu tidak benar sama sekali,”kata Leo Dedi Yanto melalui Humas Ahmad Ema Farma.

Ia menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengelolaan limbah cair dalam IPAL yang sesuai prosedur perizinan yang dimiliki, sesuai batas ambang baku mutu, hingga pemenuhan kewajiban CSR.

“Kami sudah menelusuri sungai dan tidak menemukan hewan ternak warga mati. Bahkan ada warga yang sedang memancing dan dapat ikan,”ucapnya.

Bahkan, warga yang berprofesi sebagai pencari ikan di Sungai Krueng Tadu tidak pernah menemukan hewan ternak warga dan ikan mati diduga akibat limbah perusahaan.

“Jadi kalau ada pihak pihak yang menuding PT Fajar Baizuri mencemari Sungai Krueng Tadu, itu adalah tidak benar,”tegas dia.

Sementara itu, Ketua Pemuda Desa Babah Rot, Alison menyebutkan bahwa kehadiran perusahaan PT Fajar Baizuri telah membawa dampak dan manfaat yang positif bagi pemuda Babah Rot, masyarakat sekitar perusahaan dan daerah.

“Kehadiran PT Fajar Baizuri membawa dampak positif signifikan bagi pemuda, baik dalam hal lapangan kerja bagi pemuda Desa Babah Rot,”kata Alison.

Dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), lanjut Alison, PT Fajar Baizuri telah menyalurkan modal usaha, sembako, bantuan kesejahteraan, peningkatan ekonomi dan pembangunan infrastruktur dan santunan untuk anak yatim dan masyarakat kurang mampu di lingkungan perusahaan.

Lanjut dia, PT Fajar Baizuri juga telah memberikan dampak nyata bagi daerah dalam hal perbaikan jalan rusak lintas Desa Gunong Geuleugo, Desa Gunong Pungki, dan Desa Babah Rot, pembangunan jembatan, penanganan erosi sungai, penyerahan bantuan bagi korban banjir, penanganan Karhutla dan lain sebagainya.

“Hal ini membuktikan bawa kehadiran PT Fajar Baizuri telah membawa dampak positif bagi daerah,”sebutnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Keuchik) Babah Rot, Amran Nur membenarkan bahwa kehadiran perusahaan membawa dampak positif bagi pemuda dan masyarakat di Desa Babah Rot, Kecamatan Tadu Raya, Nagan Raya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Fajar Baizuri & Brothers melalui program CSR-nya untuk warga kami, ini merupakan upaya mengatasi kemiskinan ekstrem di Kabupaten Nagan Raya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,”ucapnya.

Hal sama juga disampaikan Tuha Peut Desa Babah Rot, Tgk Zulkarnaini menyebutkan bahwa PT Fajar Baizuri telah membawa dampak nyata dan positif dalam peningkatan ekonomi, pembukaan lapangan kerja bagi pemuda dan masyarakat Desa Babah Rot.

“Kehadiran perusahaan PT Fajar Baizuri membawa dampak positif signifikan bagi masyarakat dan daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur,”demikian kata Tgk Zulkarnaini.

Tinggalkan Balasan

SERGAPNEWS

“Kasus kematian seorang sopir truk berinisial D (22) di Kabupaten Nagan Raya memunculkan sejumlah tanda tanya di tengah masyarakat. Selain adanya perbedaan antara kondisi fisik korban dengan ciri-ciri umum kematian akibat gantung diri berdasarkan referensi ilmiah forensik, publik juga mempertanyakan siapa pihak yang mengaku keluarga dan menerima jenazah dari rumah sakit hingga akhirnya dimakamkan di Desa Purwadadi, Kecamatan Kuala Pesisir. Kejanggalan tersebut mendorong sejumlah pihak berharap adanya penjelasan dan transparansi lebih lanjut dari pihak terkait.”

DAERAH

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.

RELIGI

“Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi momentum memperkuat ukhuwah dan menebar manfaat. Melalui bantuan Al-Qur’an ini, kami berharap generasi muda semakin mencintai dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Lukman Hakim dalam penyerahan Al-Qur’an di Masjid Al-Ikhlas, Gampong Jatirejo, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Senin (2/3/2026).