PANGANDARAN, sergapnews.co – Aksi seorang pria yang diduga oknum wartawan dengan mengaku sebagai anggota kepolisian membuat keresahan di tengah masyarakat Pangandaran. Perilaku tersebut sempat mengecoh warga karena penampilannya dinilai meyakinkan layaknya aparat penegak hukum.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, beberapa warga sempat percaya dengan pengakuan pria tersebut. Ia disebut kerap berinteraksi dengan masyarakat menggunakan gaya bicara dan sikap yang menyerupai anggota polisi.
Namun, seiring waktu, identitas sebenarnya mulai terkuak. Warga mulai meragukan statusnya setelah muncul informasi bahwa pria tersebut bukan bagian dari institusi kepolisian, melainkan diduga berprofesi sebagai wartawan.
Menanggapi hal itu, Plt Kasi Humas Polres Pangandaran, Aiptu Yusdiana, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan tengah melakukan pendalaman. “Informasinya sudah kami terima dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ungkapnya, Senin (6/4/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap oknum yang mengaku sebagai aparat tanpa dapat menunjukkan identitas resmi. Menurutnya, setiap anggota kepolisian wajib membawa dan menunjukkan tanda pengenal saat bertugas.
“Kami imbau masyarakat jangan mudah percaya. Silakan minta identitas resmi jika ada yang mengaku sebagai anggota polisi,” tegasnya.
Polres Pangandaran juga mendorong masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan kejadian serupa. Keterlibatan aktif warga dinilai menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan mencegah potensi tindak penipuan.
Saat ini, aparat masih mendalami motif di balik aksi tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban yang dirugikan. Kasus ini menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan meresahkan masyarakat.
(Red-BD)





























