Scroll untuk baca berita
DAERAHDPRDJAWA BARATPANGANDARAN

Sekjen SPP Pimpin Rapat Tahunan, Dorong Sekretariat Jadi Pusat Pendidikan dan Kampung Wisata

162
×

Sekjen SPP Pimpin Rapat Tahunan, Dorong Sekretariat Jadi Pusat Pendidikan dan Kampung Wisata

Sebarkan artikel ini

Pangandaran, sergapnews.co – Serikat Petani Pasundan (SPP) menggelar rapat tahunan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal SPP, H. Agustiana, bertempat di Sekretariat SPP Wonoharjo, Kamis (1/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri oleh Pembina/Penasehat SPP Asep Noordin, Kuasa Hukum SPP Yosep Nurhidayat, para ketua Organisasi Tani Lokal (OTL) Wonoharjo, Cikembulan, dan Pananjung, ibu-ibu ARAS, para anggota SPP, pendamping organisasi, serta tim penegakan disiplin.

Dalam arahannya, Sekjen SPP H. Agustiana menegaskan pentingnya rapat tahunan sebagai momentum konsolidasi organisasi sekaligus peneguhan cita-cita perjuangan petani.

“Bismillahirrahmanirrahim, mulai tanggal 1 Desember hingga memasuki tahun 2026, ini adalah hari pertama kita benar-benar mengabdikan diri untuk melakukan sesuatu yang mulia,” ujar Agustiana saat mengakhiri rapat.

Agustiana menyampaikan sejumlah program strategis yang akan dipusatkan di Sekretariat SPP Wonoharjo. Di antaranya, sekretariat akan dikembangkan menjadi pusat kegiatan sosial dan pendidikan, termasuk rencana penitipan anak bagi orang tua yang bekerja serta pendidikan PAUD.

Selain itu, sekretariat juga akan difungsikan sebagai pusat pendidikan kesetaraan bagi ibu dan bapak yang belum memiliki ijazah, mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Program ini direncanakan berlangsung sebulan sekali dengan melibatkan tenaga pendidik dari SMK Pasawahan.

Tak hanya di bidang pendidikan, SPP juga berencana menggelar pemeriksaan kesehatan berkala bagi anggota yang akan melibatkan tim dari Dinas Kesehatan.

Di sektor pemberdayaan perempuan, Agustiana mendorong pengembangan ibu-ibu ARAS melalui kegiatan seni budaya, majelis taklim, serta penguatan solidaritas sosial.

“Kami berharap ibu-ibu ARAS bisa terus berkembang dan peduli, jika ada ketua atau anggota yang sakit maupun mengalami kesulitan, anggota lain bisa saling membantu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Agustiana menambahkan bahwa lahan yang dikelola oleh OTL Cikembulan, OTL Wonoharjo, dan OTL Pananjung akan disahkan dan dikembangkan sebagai Kampung Wisata, yang diharapkan mampu menunjang sektor pariwisata dari sisi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Pembina SPP Asep Noordin menyatakan menerima seluruh aspirasi dan masukan program yang disampaikan Sekjen SPP untuk selanjutnya ditindaklanjuti.

Asep juga menekankan pentingnya pendataan anggota secara menyeluruh serta dukungan penuh terhadap program organisasi.

“Seluruh anggota harus terdata dengan baik dan bersama-sama mendukung program yang telah disampaikan Sekjen SPP,” tegas Asep.

Ia menambahkan, pengelolaan lahan oleh SPP harus selaras dan mampu menunjang pengembangan pariwisata Kabupaten Pangandaran.

Bahkan, terkait infrastruktur, Asep menyatakan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan akses jalan.

“Untuk jalan hamparan ini, kami akan terus mendorong agar bisa dijadikan jalan utama dari jalur Pangandaran menuju Karangtirta,” pungkasnya.

Rapat tahunan tersebut diharapkan menjadi pijakan awal penguatan organisasi SPP sekaligus memperluas peran sosial, pendidikan, dan ekonomi petani di Kabupaten Pangandaran.

(Red-BD)

Tinggalkan Balasan

DAERAH

“PT Fajar Baizuri & Brothers membantah tegas tudingan pencemaran Sungai Krueng Tadu yang disebut menyebabkan kematian hewan ternak dan ikan. Perusahaan menegaskan bahwa pengelolaan limbah telah sesuai prosedur dan tidak ditemukan bukti pencemaran di lapangan. Bahkan, aktivitas masyarakat seperti memancing masih berlangsung normal, sementara kehadiran perusahaan dinilai membawa dampak positif bagi ekonomi dan pembangunan desa.”