Scroll untuk baca berita
DAERAHJAWA BARAT

UPTD PJJWP V Laksanakan Penanganan Jalan Akses Menuju SMAN 1 Panumbangan

27
×

UPTD PJJWP V Laksanakan Penanganan Jalan Akses Menuju SMAN 1 Panumbangan

Sebarkan artikel ini

Ciamis, sergapnews.co – UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan (PJJWP) V tengah melaksanakan penanganan jalan akses menuju SMAN 1 Panumbangan, Kabupaten Ciamis
Kamis 18/13/2025.

Pekerjaan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi para siswa serta masyarakat sekitar.

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Azki Jaya Konstruksi dengan sumber anggaran dari APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp559.916.519,00. Proyek ini berada di bawah pengawasan langsung UPTD PJJWP V.

Mengacu pada informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi UPTD PJJWP V, ruang lingkup pekerjaan meliputi penanganan perkerasan jalan, perbaikan permukaan, serta peningkatan sistem drainase di sejumlah titik rawan.

Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan kelancaran mobilitas harian sekaligus mendukung aktivitas pendidikan agar berjalan tanpa hambatan.

“Langkah ini merupakan komitmen nyata dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih tertata dan berfungsi optimal bagi seluruh pengguna jalan,” tulis keterangan UPTD PJJWP V.

Sementara itu, keluarga besar SMAN 1 Panumbangan melalui Kepala Sekolah, Ghifari Furqon Irmansyah, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan menuju sekolahnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi.

Di penghujung tahun 2025 ini, penanganan jalan menuju SMAN 1 Panumbangan akhirnya terealisasi.

Ini tentu menjadi dorongan semangat bagi kami dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

(Yat Jr)

Tinggalkan Balasan

DAERAH

“PT Fajar Baizuri & Brothers membantah tegas tudingan pencemaran Sungai Krueng Tadu yang disebut menyebabkan kematian hewan ternak dan ikan. Perusahaan menegaskan bahwa pengelolaan limbah telah sesuai prosedur dan tidak ditemukan bukti pencemaran di lapangan. Bahkan, aktivitas masyarakat seperti memancing masih berlangsung normal, sementara kehadiran perusahaan dinilai membawa dampak positif bagi ekonomi dan pembangunan desa.”

DAERAH

Polisi dari Kapal Polisi (KP) Tekukur–5010 Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang terduga pelaku beserta lima botol yang diduga berisi bahan peledak serta sejumlah peralatan selam yang digunakan untuk melakukan aksi bom ikan.